Setiap peternakan tentu akan menghasilkan limbah yang mencemari lingkungan, begitu juga ternak bebek ini mempunyai limbah yang mengotori lingkungan.
Walaupun limbah ternak bebek tidak berbahaya, tetapi bahkan bisa menguntungkan peternak bebek itu sendiri. Kotoran ternak bebek dan cangkang (kerabang ) telur bebek merupakan limbah ternak bebek yang paling banyak dihasilkan.
Cara mengelola limbah ternak bebek yaitu dengan memanfaatkan kembali kotoran bebek dana cangkang telur bebek untuk berbagai tujuan. akan tetapi penanganan sebelum dimanfaatkan kembali harus tepat.
Kotoran bebek misalnya, harus rutin dibersihkan dari dalam kandang agar tidak mengganggu kesehatan bebek. setelahnya baru dapat dikumpulkan, kemudian diolah untuk dijadikan pupuk organik.
Pengelolaan keuangan adalah hal yang sangat penting dalam suatu perusahaan, karena pengelolaan keuangan adalah penyebab utama peternak bebek tidak bisa mengembangkan usanya bahkan bisa jadi merugi jika pengelolaan keuanagnnya tidak baik. Berikut ini ada beberapa tip yang dapat dilakukan peternak bebek dalam mengelola pendapatannya.
1. Peternak bebek harus disiplin dalam mengelola keuangannya salah satunya dengan memisahkan keuangan usaha beternak dengan keuangan pribadi atau keluarga.
2. Harus di buat catatan yang rapi dan memadai mengenai segala transaksi yang dilakukan untuk beternak, baik pengeluaran investasi (kandang serta peralatan dan perlengkapan) mapun pengeluaran operasional sehari-hari (pakan, bibit, vitamin, obat-obtan, upah pekerja, biaya panen, dan biaya transportasi).
3. Kurangi pendapatan dengan seluruh biaya operasional dan biaya penyusutan investasi, sehingga diperoleh keuntungan yang dapat dinikmati peternak. Gunakanlah pendatan yang telah dikurangi tadi untuk biaya operasional pada periode berikutnya dan biaya investasi jika kandang atau peralatan mulai rusak. Jika peternak ingin meningkatkan skala usaha, keuntungan bersih tersebut bisa disishkan sebagian untuk penambahan modal.
Dalam sebuah peternakan bebek, mengatur produksi seperti produksi telur bebek, DOD, atau bebek pedaging yang dihasilkan perlu disesuaikan dengan fluktuasi harga pasar, agar pada saat panen diperoleh harga tinggi dan peternak memperoleh keuntungan, bukan justru malah merugi. Kecuali, jika peternak sudah memiliki pembeli tetap, jumlah produksi bisa dibuat sesuai permintaan setiap bulan.
Peternak bebek dapat meningkatkan produksi pada saat tertentu untuk mrngimbangi lonjakan permintaan sehingga tidak kehilangan saat-saat naiknya harga dan besarnya permintaan. Misalnya saat hari raya keagamaan, permintaan telur bebek maupun daging bebek cenderung naik.
Dalam hal produksi DOD Bebek juga harus dilakukan seoptimal mungkin sesuai kapasitas mesin tetas yang dimiliki. Mesin tetas bisa ditambah apabila mengetahui dengan pasti ada permintaan DOD. Peternak juga harus memperkirakan hasil produksi, misalnya jumlah DOD yang diminta 5.000 ekor, maka dengan tingkat keberhasilan penetasan telur sebesar 70%, jumlah telur yang harus di tetaskan sekitar 7.143 butir. Kondisi ini berlaku juga bagi produksi telur konsumsi, telur tetas, dan bebek pedaging.
Bebek Afkir dijadikan sebagai bebek pedaging memiliki beberapa keunggulan diantaranya harganya yang murah. Bebek apkir ini dijadikan bebek pedaging dikarenakan bebek ini sudah tidak produktif lagi jadi bebek petelur, atau produksi telurnya telah menurun (sekitar dibawah 45 %). bebek apkir ini biasanya dijual dengan harga 40% lebih murah dibandingkan dengan bibit siap telur.
Bebek petelur betina afkir ini mempunyai bobot mencapai 1,6 kg/ekor. Oleh karena umurnya yang relatif sudah tua, biasanya berumur diatas 2 tahun, daging bebek apkiran ini lebih alot dibanding dengan daging bebek khusus pedaging atau daging bebek pejantan petelur.
Namun dengan pengolahan daging yang tepat bisa mengatasi hal ini. Sehingga kualitas dan kelezatannya tidak kalah dengan bebek jenis lain yang digunakan sebgai bebek pedaging
Pada mulanya DOD jantan dianggap kurang ada harganya , hal in dikarenakan DOD jantan tidak menghasilakan telur tentunya, terutama bagi peternakanitik petelur DOD jantan yang terlalu banya dianggap kurang produktif. Oleh karena itu harga DOD bebekjantan jauh lebih murah dibandingkan dengan DOD bebek betina.
Akan tetapi tren konsumsi daging bebek yang terus meningkat belakangan ini membuat bebek jantan dari jenis bebek petelur dipelihara secara khusus untuk bebek poton atau bebek pedaging.
bebek jantan sebagai bebek pedaging punya keunggulan tersendiri, karena harga bibit cukup murah dan ketersediaannya pun cukup banyak. Dari sisi kualitas karkas, daging bebekjantan tidak alot. Karkasnya dapat mencapai bobot1,1 kg per ekor. Bobot dewasa bebek jantan dari jenis bebek petelur berbeda-beda tergantung jenisnya, tetapi dapat mencapai bobot 2,6 kg/ekor.
Salah satu jenis bebek jantan pedaging yang khusus dikembangkan sebagai pejantan pedaging adalah bebek jenis hibrida raja.
Tiktok merupakan jenis bebek hasil dari persilangan bebek( itik) dan entok. kelebihan yang sanagat menonjol dari tiktok ini adalah mempunyai bobot yang lebih besar diatas rata-rata bebek lokal, tiktok juga lebih tahan terhadap serangan penyakit, serta memiliki daging yang tebal gurih dan bertekstur lembut. Keunggulan lain dari daging tiktok adalah dagingnya rendah lemak (hanya 1% dibagian dada dan 1,5% dibagian paha).
Persilangan itik (bebek) dan entok secara alami terjadi antara bebek jantan dan entok betina. Sedangkan perkawinan antara entok jantan dan bebek betina sulit terjadi secara alami, sehingga harus dilakukan kawin suntik. Salah satu penyebabnya yaitu bobot entok jantan jauh lebih berat dari bobot badan bebek betina.
Perkawinan antara entok jantan dengan bebek betina akan menghasilkan tiktok seberat minimum 3kg. Sementara, perkawinan antara bebek jantan dengan entok betina hanya akan menghasilkan anakan dengan bobot 1 kg. Hasil perkawinan antara bebek jantan dengan entok betina dinamakan itik branti.
Perkawinan antara bebek alabio jantan dengan entok betina dapat menghasilakn anakan dengan bobot hingga 3 kg pada umur 12 minggu. sementara, perkawinan antara bebek tegal jantan dengan entok betina menghasilkan anakan dengan bobot 1,5 kg pada umur yang sama. Anak yang dihasilkan dari perkawinan antara entok jantan dan bebek betina akan infertil (tidak subur), sehingga dalam peternakan harus disediakan parent stock.
Bebek peking sudah tidak ragu lagi tentang keunggulannya sebagai bebek pedaging, karena salah satu keistimewaan bebek ini yaitu bobotnya mampu memcapai 5 kg per ekor, sehingga sangat cocok dijadikan bebek pedaging atau bebek potong.
Bebek peking umur 53 hari bisa mencapai bobot badan sekitar 3,25kg, sehingga dalam waktu sekitar dua bulan sudah siap dijadikan bebek potong. salah satu sebab cepatnya pertumbuhan bebek peking ini karena kemampuan makannya yang besar.
Walaupun punya bobot yang cocok untuk pedaging tapi kemampuan bertelur bebek peking ini tergolong rendah, berkisar 130 butir per ekor pertahun.
Bebek Khaki Campbell adalah hasil persilangan antara bebek jawa dengan bebek rouen yang berasal dari perancis. Bebek ini mempunyai ciri khas pada warna bulunya yaitu warna kuning tua, sehingga penamaan bebek ini yaitu “khaki” yang dijadikan nama depan menggambarkan warna khaki yaitu warna kuning tua. Sedangkan nama Cambell diambil dari nama penyilangnya yaitu Mrs. Adale Campbell.
Bebek Khaki Campbell ini bisa di bedakan antara jantan dan betina dilihat dari warna bulu dibagian kepala, leher, punggung, dan pangkal ekor. Pada bebek jantan bulu dibagia2 tersebut mempunyai warna kuning kehijauan, sedangkan pada bebek betinanya berwarna cokelat. bebek ini sangat cocok diternakkan dilahan kering.
Bebek Khaki Campbell merupakan bebek petelur unggul serta memiliki postur tubuh lebih besar dibandingkan denga bebek lokal. Produktivitas telur bebek ini bisa mencapai 300 butir per ekor per tahun, dengan bobot telur mencapai 70 gram per butir. Warna telur bebek ini berbeda dengan warna telur bebek pada umumnya, warna telur bebek ini berwarna putih.